Profil Mantan Pemain OG Ana yang Jarang Kalian Ketauhi

OG ana merupakan pemain dari Australia yang mendapatkan gelar best hard carry dan memenangkan the international dua kali berturut turut

DAFTAR [ISI]
og ana


Setelah membahas sang "KING", kali ini saya akan membahas si milyarder muda dari negeri kanguru yaitu OG Ana.

Anathan Pham atau yang biasanya kita dengar yaitu ana, adalah pemain profesional Dota 2 dari Australia yang saat ini "masih" menjadi anggota dari daftar team Omega Gamers alias OG yang sedang tidak aktif. Tercengang kan, ternyata masih menjadi bagian dari team OG tetapi statusnya masih tidak aktif.

Profil OG Ana Dota 2

ana dota


Saat pertama kali bermain Dota di Australia, ana memilih keputusan untuk merantau dari Melbourne menuju Negara China, dan tepatnya di kota Shanghai pada tahun akhir tahun 2015. 

Alasannya pindah yaitu untuk menjadi pemain Dota Profesional, dan setelah itu ana pun bergabung dengan liga internal CDEC agar ana bisa bersaing dengan pemain China lainnya. 

Undangan tersebut membuat ana putus sekolah, dimana ibunya awalnya ragu dengan keputusan sang anak, tetapi saudara lakinya ana meyakinkan sang ibu. Lalu keputusan dari keluarga memberikan dukungan penuh kepada anaknya.

Anathan "Ana" Pham  Masuk Team Invictus Gaming

ana dotabuff


Ana memulai karir Dota 2 dengan bergabung ke salah satu team terkenal yaitu Invictus Gaming alias IG pada maret tahun 2016. Ana bergabung dengan IG sebagai pengganti player yang bernama Ferrari_430.

Salah satu pencapaian ana di IG yaitu adalah mengalahkan team China lain yang bernama Newbee di Grand Final NEA 2016.

Setelah turnamen terbesar dilaksanakan yaitu The International tahun 2016, ana memutuskan untuk pergi meninggalkan Invictus Gaming untuk bergabung ke Omega Gamers atau OG. Ini nih cerita yang mulai asik.

Ternyata ana pergi itu dikarenakan keretakan dengan manajemen invictus gaming dengan kontrak mereka dan faktor lain yang melibatkan hasil mereka. mungkin maksud dari "hasil" ini tentang gaji sepertinya.

Pada bulan November, ana memenangkan turnamen pertamanya dengan OG di salah satu turnamen yang cukup terkenal yaitu Elimination Mode Season 2 dan kemudian memenangkan acara premier pertama Valve dengan mengalahkan AD Finem 3-1 di Grand Final The Boston Major. GG gak tuh haha.

Performa team OG semakin hari semakin konsisten, dengan membuktikan penampilan yang memukau di Dota Pit League Season 5, Starladder i-League Starseries Season 3, dan DAC (Dota 2 Asia Championships 2017).

Kemudian, Ana dan Team OG ikut serta turnamen major keduanya yang berada di Kiev, Ukraina dan diundang juga untuk berpartisipasi di The International 2017.

OG mengalami kepahitan saat menjalankan beberapa turnamen yang menuju ke salah satu turnamen besar yaitu The International dengan tereliminasi di awal tournament The Manila Masters dan Epicenter 2017.

Akan tetapi mereka sempat finish di posisi keempat di turnamen Mars Dota 2 League 2017. Balik ke turnamen The International, Ana dan tim gagal mendapatkan posisi yang menguntungkan yaitu upper bracket dan berada di posisi yang menyebabkan ana dkk berada di lower bracket.

Mereka kalah dengan team kuat dari team china yaitu LGD dan OG pun finish di posisi 7-8. Selepas The International 2017, ana mengumumkan bahwa ana akan mengambil istirahat terlebih dahulu dari turnamen professional.

Setelah selesai dari istirahatnya, ana pun kemudian mencoba bergabung dengan Echo Internasional pada awal tahun 2018, dan kembali berlabuh ke OG pada awal juni, setelah perginya sang captain dahulu yaitu Fly dan juga S4.

Roster "New OG" ini dibentuk kembali dan berisikan dari Pos 1 Ana, Pos 2 Topson, Pos 3 7ckngMad atau yang sekarang kita tahu dengan chat wheel "CEEEEEEEBBBBBBBB" dan di Pos 4 yaitu Jerax dan yang menjadi captain sekaligus mengambil Pos 5 yaitu Notail.

New OG pun lolos menuju The International melalui kualifikasi terbuka di Eropa. Meskipun OG memiliki peringkat kekuatan yang berada di bagian bawah dibanding 18 team yang berpartisipasi juga, tetapi semua orang termasuk saya juga kaget ketika mereka bermain di upper bracket.

Singkat Cerita, OG pun berhasil memenangkan Grand Final melawan salah satu team China yang terkuat pada masa itu yaitu LGD Gaming dengan Best Of 5 (BO5) dengan skor 3-2.

Pada saat itu penampilan yang dominan dari sang carry yaitu Ana pada saat menggunakan Ember Spirit di Game ke 5 membuat musuh pun terkocar kacir ketika menggunakan hero signaturenya tersebut.

Setelah memenangkan turnamen terbesar tersebut, Ana lagi - lagi mengumumkan bahwa dia akan mengambil istirahat yang panjang dari Dota dan ana pun dipindahkan ke daftar OG yang sedang Inactive.

Ana pun pada saat cuti, dia menjadi pengganti di AMD Pro Series tahun 2018 pada Desember, yang bermain di Negara Asalnya yaitu Australia.

Dia kembali lagi aktif pada Maret tahun 2019, sesaat beberapa bulan absen karena OG berjuang lagi untuk mencapai hasil yang memuaskan. Dengan kembalinya ana ke roster tersebut, OG akhirnya dapat mengamankan kualifikasi major MDL Disneyland Paris Major.

Walaupun finish di posisi 5-6, setelah dieliminasi oleh Team Liquid, tetapi mereka dapat mengamankan sistem poin DPC yang cukup untuk masuk ke 12 besar dari Sistem DPC.

Maksud dari sistem DPC ini, Mereka mendapatkan privilege (hak istimewa) karena berhasil masuk 12 besar Sistem DPC yang otomatis sama saja OG lolos ke The International tahun 2019, walaupun belum secara matematis sih hehehe.

Dengan lolos dan finish di posisi 8 besar di final major musim ini, Epicenter Major, ticket mereka menuju TI 9 sudah pasti diamankan.

Setelah itu OG pun bertanding untuk memperebutkan hadiah dan memperebutkan gelar 2x juara TI pertama kali.

OG dengan mudah memuncaki grup mereka di TI9, tanpa menjatuhkan satu seri pun, OG berhasil lagi dengan mudahnya menduduki upper bracket di acara utama.

Hampir terulang kembali dibanding tahun sebelumnya, OG mengalahkan Newbee (yang rosternya hampir sama dengan VGJ.Storm pada tahun sebelumnya) 2-0. Pada saat bertemu Evil Geniuses 2-1 dan di final upper bracket mereka kembali  mengalahkan PSG.LGD 2-1.

Satu - satunya perbedaan pada tahun ini yaitu bahwa OG tidak lagi diremehkan seperti tahun lalu oleh team lain, dan OG merupakan sebagai favorit juara, dengan para ahli memperkirakan sapuan 3-0 kedua dalam sejarah TI. Yang pertama dilakukan oleh team kiseki no sedai yaitu Team Liquid.

Yang ditakuti dari Ana yaitu pada saat dia menggunakan hero supp yang menjadi carry yaitu IO. Selain IO ana pun menakutkan pada saat menggunakan hero lain seperti Alchemist dan Faceless Void yang membuat para musuh pun cukup sering ban hero tersebut.

Akhirnya OG berhasil mengalahkan Team Liquid 3-1, membuat ana dan temannya menjadikan juara TI dua kali berturut turut yang pertama kali dalam sejarah.

Beberapa Hal yang Jarang Diketahui Orang Tentang Ana

ana dota 2 meme

  • Ana mengidolakan Gordon Ramsay
  • Ana merupakan orang Australia pertama kali yang memenangkan acara yang disponsori oleh valve
  • Pada tanggal 25 Agustus 2019, Ana menjadi pemenang TI 2x, dengan berturut - turut dari tahun 2018 dan 2019.
  • Ana mempopulerkan hero IO sebagai pos 1 selama ajang turnamen The International tahun 2019 dan dengan rekor hero IO yang dipakai yaitu 6-0 (W-L).
  • Dia pun mendapatkan penghargaan TheScore Esport Awards 2019 sebagai Best Hard Carry.

Team yang Pernah Menggunakan Jasa Ana

ana dota 2 net worth

  • Invictus Gaming (IG)
  • Omega Gamers (OG)
  • Rin's Gatekeepers
  • Team World
  • Echo Poggers
  • TNC Predator

Itulah Profil OG Ana dota 2 yang bisa saya tuliskan untuk para pembaca. Dia merupakan salah satu pemain poker face dan serius yang memikirkan segala bentuk permainan dengan cermat dan teliti. Untuk saat ini OG Ana sedang beristirahat sampai The International tahun depan.

Tidak tahu juga apakah ana keluar dari og karena saat ini posisinya sedang digantikan oleh midone. Kita tunggu saja kabar terbaik official dari ananya saja gaes.

Jika anda menyukai artikel ini kalian bisa share ataupun comment dengan baik. Terimakasih.

LihatTutupKomentar