Kisah Abed DOTA 2, Pemain Top Player yang Sering Mendapatkan Gelar Juara

Para pemain DOTA pasti tidak asing dengan nama “Abed DOTA 2”, bukan? Inilah kisah lengkap pemain top dari Filipina tersebut!

DAFTAR [ISI]

 

abed dota 2



DOTA memang merupakan salah satu game bergenre MOBA (multiplayer online battle arena) terbaik sampai periode ini. Selain menampilkan kualitas grafisnya yang keren, game ini juga memberikan kesan dan pengalaman bermain yang seru bagi pemainnya. 


Semenjak perilisan pertama kalinya, game ini telah mencetak pemain top player dunia. Sebagai contohnya adalah pemain top player asal Filipina, yakni Abed Azel atau pemain yang sering disebut sebagai Abed DOTA 2.


Pemain ini sering kali disebut-sebut sebagai pemain yang paling berbakat di scene game DOTA 2 kelas dunia. Hal ini wajar, karena selama karir gamenya berjalan, Abed sering mendapatkan gelar juara, bahkan sampai memecahkan rekor dalam sejarah permainan DOTA 2.


Perjalanan Abed DOTA 2, Pemain Top Player Asal Filipina yang Mendunia


Abed Azel, atau Abed merupakan seorang berkebangsaan Filipina yang lahir di Dasmarinas Provinsi Cavite, Filipina pada tanggal 2 Agustus 2000. 


Di usianya yang masih muda Abed sendiri sering mendapatkan gelar juara. Hal ini bermula dari pekerjaan orang tuanya yang memiliki internet café atau warnet.


Abed sendiri mulai bermain DOTA sejak tahun 2014 lalu, dimana ia sudah mulai dikenal oleh banyak orang semenjak mencapai leaderboards MMR di server SEA “SouthEast Asia”. 


Saat itu Abed menggunakan signature hero Meepo dan Invoker. Semenjak saat itu, Abed dibina oleh RR sebagai pemain potensial, dan diundang untuk bergabung dengan Execration tahun 2015.


Namun pada saat itu Abed menolak penawaran tersebut, karena dirinya masih mempunyai tanggung jawab untuk menyelesaikan program studi sekolahnya. 


Namun Execration tidak menyerah, karena selang satu tahun kemudian Abed kembali dihubungi untuk bergabung di tim tersebut. Berkat dukungan dari orang tuanya, kemudian ia memutuskan untuk bergabung di tim itu.


Namun setelah gagal dan tidak lolos ke acara utama di tahun 2016, Abed kemudian berkompetisi di ajang The International 2016. Dan bahkan dia berhasil dengan mendapatkan angka 18 – 0 menggunakan Meepo. Namun Abed mengalami kekalahan keduanya dari Escape Gaming di babak berikutnya.

Walaupun demikian, Abed juga berhasil mengalahkan MVP Phoenix dengan skor 2 – 0. Tepatnya di grand final kejuaraan Asia Tenggara MPGL, pada tanggal 11 September 2016 silam. Semenjak saat itu dia meninggalkan organisasi tersebut. 

Dan selama perjalanannya dia juga bergabung ke beberapa tim terkenal, seperti Digital Chaos, dan bahkan tim dari Amerika, yakni Evil Geniuses.


Sampai saat ini Abed telah membela untuk tim Evil Geniuses, yang merupakan tim beda benua. Tak hanya itu, semenjak di tim tersebut, Abed mulai menunjukan perkembangannya, dan bahkan sering mendapatkan gelar juara. 


Bahkan Akhir-akhir ini Abed dikabarkan telah mendapatkan rekor dunia dalam sejarah permainan DOTA 2. Sehingga tak heran jika dia disebut sebagai Abed DOTA 2.


Abed DOTA 2, Pemain Top Player Dunia Pertama yang Mendapatkan 11.000 MMR


Sebagai Midlaner Evil Geniuses, Abed Azel atau Abed DOTA 2 kini kembali sukses dengan memecahkan rekor dalam sejarah permainan DOTA 2. 


Sebagai yang pertama mendapatkan peringkat 11.000 MMR pada matchmaking rating. Prestasi besar yang dia dapat ini pertama kali di posting melalui akun Twitter pribadinya, dan dilengkapi dengan caption 11K dan disertai foto.


Dengan pencapaian yang luar biasa ini, Abed dinilai cukup gembira. Sebab semenjak 5 tahun berkarir di dunia game DOTA 2, dan akhirnya bisa mendapatkan gelar pemecah rekor pertama MMR di game bergenre Moba tersebut. Namun sebelum itu, Abed juga pernah mendapatkan gelar sebagai pemain Filipina pertama yang mendapatkan 9000 MMR.


Dan 3 bulan kemudian, ia menjadi salah satu pemain pertama yang mencapai 10.000 MMR solo. Tak sampai disitu, belum genap 2 tahun semenjak pencapaian tersebut, Abed kembali mendapatkan rekor 10.000 MMR solo dengan sistem matching yang baru. Yakni sistem berbasis Medal dari Value Developer DOTA 2.


Namun semenjak pandemi Covid-19, DOTA Pro Circuit DPC 2019-2020 tertunda karena wabah dari virus tersebut yang masih menyebar. Yang mana hal ini membuat scene tertinggi DOTA 2 secara otomatis beralih ke kompetisi secara online. Dan dalam hal ini para pemain profesional bisa memiliki lebih banyak waktu untuk bermain di system publik.


Pemain Profesional DOTA 2 Sekelas Abed


Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa, DOTA 2 merupakan game Moba yang masih trending sampai saat ini. Hal ini dikarenakan jumlah dari pemain aktif yang masih tergolong tinggi di seluruh dunia. Dan tak terkecuali di Indonesia, karena game ini sudah menjadi game bersejarah yang tidak pernah kuno selama perkembangan era.


Tak jauh berbeda dengan game-game online pada umumnya, game bergenre Moba yang satu ini juga memberikan peringkat untuk hasil pencapaian dari setiap player yang ada. Sehingga dari sini kita bisa mengukur kemampuan kita dalam bermain DOTA 2. 

Sebagai contohnya adalah Abed DOTA 2, yang selalu mendapatkan kemenangan dan berhasil mendapatkan MRT tertinggi di masanya.


Bahkan pencapaian ini tidak bisa dianggap remeh karena tidak semua pemain bisa mencapai tingkat tersebut. Bahkan jumlah MMR sendiri saat ini juga masih menjadi penentu tingkat kemenangan dari setiap pemain.  Alhasil pemenang yang selalu mendapatkan kemenanganlah yang akan mendapatkan MMR tertinggi.


3 Pemain Profesional DOTA 2 yang Pernah Mendapatkan MMR Tertinggi


1.      Abed


Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Abed merupakan pemain pro player yang saat ini telah bermain untuk tim Evil Geniuses. Gamers yang satu ini memulai debutnya pada tahun 2014 di server SEA. Berkat menggunakan Hero andalan, Abed bahkan pernah mendapatkan kemenangan hingga mendapatkan 10.000 MMR tertinggi saat itu.


2.      OG.ana


Di posisi kedua ada akun OG.ana yang juga merupakan seorang pro player berkebangsaan Negara Australia. Saat itu dia masih bermain di tim OG yang berperan sebagai seorang  Midlaner. Namun dia mulai baru benar-benar dikenal sebagai pro player sejak tahun 2016 setelah bergabung dengan tim Invictus Gaming. Yang kemudian berhasil mendapatkan 9656 MMR.


3.      Newbee.Sccc 9356


Newbee.sccc juga merupakan seorang pro player yang berasal dari China. Gamers yang satu ini pernah melayani negaranya dengan menjadi seorang tentara selama 3 tahun. Namun setelah karirnya usai, dia lebih fokus menjadi seorang pemain game, dan bahkan telah menjadi pro player ke dua dari China yang mendapatkan 9000 MMR.


Penutup


Itulah beberapa prestasi yang telah didapatkan oleh seorang top player dari Filipina, yang saat ini sering disebut-sebut sebagai Abed DOTA 2. 


Walaupun sempat melalui lika-liku perjuangan yang cukup berat, namun Abed berhasil menorehkan namanya sebagai pemain pro player top dunia. Dan bahkan telah mendapatkan rekor dengan MMR tertinggi. Yakni 10.000 MMR pada masa itu.

LihatTutupKomentar